8 Jenis Ular Terbesar di Dunia, Mengerikan!

Ular merupakan salah satu jenis hewan yang masuk dalam kelompok reptil dengan tubuh yang panjang dan tidak memiliki kaki. Ular berjalan dengan menggunakan perutnya atau otot-otot yang ada pada tulang rusuknya. Ular bisa dijumpai di lingkungan sekitar rumah. Ukuran ular pun bermacam-macam mulai dari ukuran yang biasa hingga ukuran yang dapat dikatakan tidak wajar.

Ular Terbesar di Dunia 1

Ular juga dapat dikatakan sebagai hewan reptil yang cukup ganas. Ciri-ciri yang dapat dilihat pada ular ini adalah memiliki tubuh yang panjang, tidak memiliki kaki, dan terbagi menjadi dua jenis yaitu ular tidak berbisa dan ular berbisa. Meskipun ular tidak memiliki kaki, ular tetap bisa bergerak atau merayap dengan sangat cepat. Untuk itulah, ular merupakan salah satu hewan yang sangat bahaya apalagi kalau jenis ular yang berbisa.

Ular banyak sekali dijumpai diberbagai daerah-daerah, misalnya pengunungan, perairan, hutan bahkan dilingkungan sekitar rumah tempat tinggal kita pun juga ada. Untuk itu, apabila anda berjalan di suatu tempat yang sukar atau dipenuhi dengan rumput sebaiknya berhati-hati. Bahkan ada yang sampai bersarang di area selokan-selokan rumah, masuk ke dalam rumah, dan di mobil.

Ular Terbesar di Dunia 3

Namun yang sering kita jumpai, ular terdapat pada daerah-daerah yang lembab dan tentu saja banyak makanan ular seperti rawa-rawa, sawah, sungai dan lain sebagainya. Makanan favorit ular seperti burung, tikus, katak, dan masih banyak lagi.

Walaupun ular tergolong jenis hewan yang sangat ganas, tapi banyak sekali orang yang memeliharanya khususnya bagi mereka pecinta ular baik ular yang berbisa maupun yang tidak berbisa. Mereka beranggapan bahwa ular merupakan jenis hewan yang unik dan eksotik. Sehingga mereka memeliharanya seperti memelihara jenis hewan peliharaan lainnya.

Ular Terbesar di Dunia 2

Selama ini, banyak sekali kasus-kasus manusia yang digigit oleh ular. Kasus-kasus tersebut juga sangat banyak mulai dari yang hanya meninggalkan bekas gigitan saja hingga ada juga yang meninggal karena digigit ular. Meskipun banyak sekali kasus semacam itu, namun tidak membuat para pecinta ular ini merasa takut bahkan ada diantara mereka yang tidur bersama ular peliharaan mereka.

Sampai saat ini ular terbesar di dunia sudah tidak ada lagi yang hidup. Hal ini terjadi karena adanya seleksi alam yang membuat ular-ular tersebut tidak mampu beradaptasi sehingga mati. Ular terbesar di dunia tersebut biasanya diketemukan ketika jaman dinosaurus masih hidup yaitu sekitar ratusan hingga ribuan tahun yang lalu.

Ular Terbesar di Dunia 4

Berikut ini adalah daftar beberapa ular terbesar di dunia yang dapat kamu jadikan sebagai referensi penambah pengetahuan tentang habitat hewan melata ini.

 

Ular Titanoboa

Ular Titanoboa adalah Ular Terbesar di Dunia

Ular Titaboboa merupakan salah satu jenis ular (reptil) yang ukurannya sangat besar dan luar biasa bila dibandingkan dengan jenis ular lainnya. Ular ini menduduki peringkat pertama sebagai ular yang paling besar di dunia. Panjang tubuhnya bisa mencapai hingga 15 meter.

Diameter tubuh ular Titanoboa tergolong cukup besar, yaitu 6 kali ukuran pinggul orang dewasa dan memiliki berat hingga 1100 kilo gram atau setara dengan 1,1 ton.

Ular Titanoboa merupakan spesies ular purba yang sudah mulai hidup di periode paleosen. Atau sekitar 60 hingga 58 juta tahun yang lalu. Ular Titanoboa ini juga memiliki makanan kesukaan seperti aligator, buaya, kura-kura raksasa, dan lain sebagainya.

 

Ular Boa

Ular Boa adalah Ular Terbesar di Dunia

Konon, masyarajat di kawasan Guping – Cina pernah dihebohkan dengan penemuan ular Boa raksasa yang memiliki panjang sekitar 16,7 meter dan beratnya mencapai 308 kilogram. Ular tersebut secara tidak sengaja ditemukan oleh para ilmuan dari depertemen kehutanan di wilayah setempat. Dan diperkirakan usia dari ular tersebut mencapai 140 tahun.

Awal penemuan ular Boa ini adalah ketika paa sekelompok petugas kehutanan sedang membuka jalan ditengah hutan menggunakan mobil buldoser, secara tak sengaja mereka menabrak ular Boa raksasa tersebut. Ular tersebut sangat marah dan ingin memangsa mereka sehingga mereka lari ketakutan, namun sang sopir masih tertinggal. Kemudian mereka meminta bantuan dan kembali ke hutan untuk menyelamatkan temannya tadi yang tertinggal. Namun, temannya tersebut diketahui sudah tewas akibat serangan jantung dan nasib ular Boa tersebut juga tidak jauh berbeda karena terjepit oleh mesin buldoser. Dan diduga bahwa sebelum si sopir tadi tewas ia sempat melakukan perlawanan.

Berita adanya penemuan ular Boa ini oleh masyarakat Cina dianggap hoax, namun faktanya mereka tidak bisa membantah keberadaan ular tersebut karena ada foto-foto ular Boa yang berhasil diabadikan oleh petugas kehutanan.

 

Ular Anaconda

Ular Anaconda adalah Ular Terbesar di Dunia

Ular Anaconda merupakan jenis ular terbesar ketiga setelah ular Titanoboa dan ular Boa. Panjang tubuhnya, jika diukur bisa mencapai 15 meter, dan hampir sama dengan panjang tubuh ular Titanoboa. Akan tetapi, berat tubuh ular Anaconda dan dimensi lingkarnya jauh lebih kecil dibandingan dengan ular Titanoboa karena penemuan akhir dari ular Anaconda ini beratnya hanya mencapai 500 kg saja.

Ular Anaconda dikenal sebagai jenis ular yang dapat tumbuh dengan ukuran yang sangat besar. Beberapa ular Anaconda jenis biasa, juga memiliki ukuran yang besar, namun Anaconda yang habitatnya di sungai Abuna misalnya dulu pernah ditemukan dengan panjang tubuh 13 meter dan beratnya mencapai 150 kg. Ciri dari ular Anaconda ini adalah kepala seperti ular naga, mempunyai hidung dengan tujuh lubang dan memiliki cakar yang tajam.

Habitat ular Anaconda biasanya di wilayah sungai atau perairan. Salah satu sungai yang menjadi tempat hidupnya adalah Sungai Abuna di Brasil. Berdasarkan cerita bahwa ular Anaconda dikenal sebagai penunggu sungai tersebut dan tak segan-segan menyerang orang yang mendekai sungai dan mengganggunya. Anaconda juga tak segan-segan menyerang orang atau kapal yang melewatu sungai tersebut.

Anaconda merupakan salah satu ular terbesar di dunia yang masuk dalam golongan genus eunectus (dalam bahasa latin) yang artinya perenang yang lihai. Ular Anaconda sebenarnya merupakan jenis ular yang tidak berbisa. Namun, karena ukurannya yang sangat besar membuat ular ini menjadi sangat berbahaya dan lilitannya pun juga sangat mematikan.

Ular Anaconda memiliki bermacam-macam jenis warna seperti kuning pucat, coklat, hijau, coklat keabu-abuan, zaitun serta tubuhnya berbintik-bintik oval dan warna hitam dipunggungnya.

Anaconda biasa hidup di sungai-sungai dan rawa-rawa sehingga banyak sungai wilayah brazil, guinea dan hutan-hutan amazon yang menjadi sarang atau tempat tinggalnya.

 

Ular Nabau

Ular Nabau adalah Ular Terbesar di Dunia

Sebagian besar masyarakat di Kalimantan percaya bahwa ular Nabau adalah makhluk mistis yang panjangnya bisa mencapai 80 meter dan bentuk kepalanya miri ular naga, ada tujuh lubang di hidungnya dan cakarnya tajam.

Namun, ada yang mengganggap bahwa ular Nabau merupakan cerita mitos saja yang siapapun boleh mempercayai dan boleh tidak mempercayai tentang kebenarannya. Namun, sekitar tanggal 11 Februari 2009 lalu, terdapat penampakan ular tersebut dan pernah diabadikan dalam bentuk jepretan foto melalui helikopter yang waktu itu berlokasi di Sungai Baleh, Serawak, Kalimantan Utara.

Dan menurut peneliti zoologi, ular Nabau diperkirakan masih kerabat atau satu spesies dengan ular Anaconda yang panjangnya bisa mencapai 100 kaki atau sekitar 33 m.

 

Ular Kongo

Ular Kongo adalah Ular Terbesar di Dunia

Panjang tubuh ular Kongo bisa mencapai hingga 16 meter dan fakta tersebut membuat ular ini dijadikan sebagai ular terpanjang di dunia melebihi ular Anaconda dan Titanoboa. Selain ganas, ular Kongo juga dikenal sebagai salah satu hewan predator yang paling mengerikan di hutan Kongo. Ular tersebut akan selalu mengancam siapapun yang memasuki wilayah kekuasannya, tidak perduli apakah itu buaya, harimau, singa, ataupun kuda nil, ia tak segan-segan akan melahapnya bulat-bulat.

 

Ular Phyton

Ular Phyton adalah Ular Terbesar di Dunia

Ular Phyton sudah sejak lama dikenal sebagai ular yang memiliki berat dan panjang di atas rata-rata jika dibandingkan dengan ular lainnya. Karena ular ini memiliki panjang hingga mencapai 14 – 14,5 meter dan beratnya mencapai 500 kg.

Salah satu wilayah Indonesia yang terkenal memiliki ular yang sangat panjang yang tergolong keluarga Phyton ini adalaha Daerah Kalimantan. Namun, tidak hanya di kalimantan saja anda bisa menemukan ular Phyton ini di wilayah Sumatera dan wilayah lain bila anda beruntung bisa menjumpainya.

Sala satu jenis ular Phyton yang terkenal di Sumatera adalah ular Phyton guihua. Ular ini sangat meresahkan dan mengerikan bagi warga. Karena berdasarkan keterangan dari salah satu warga bahwa ular Phyton ini mampu menelan korban atau mangsanya secara utuh bahkan manusia sekalipun dalam hitungan beberapa detik saja. Panjang tubuh Phyton guihua diketahui bisa mencapai hingga 14,86 meter dan beratnya mencapai 447 kg. Bila kita bandingkan dengan berat ular anakonda, ular Phyton jauh lebih besar.

Sering kali, ular Phyton ini sering disebut atau dikenal sebagi ular sanca kembang atau ular sanca batik. Nama lain ular Phyton adalah ular petola atau reticulated python atau disingkat retics dalam bahasa Inggris. Sedangkan nama ilmiahnya adalah Pyton reticulatus.

Meskipun ular ini tergolong ular berbahaya dan menakutkan, namun masih banyak manusia yang berusaha untuk menangkapnya untuk diambil kulit dan dijadikan berbagai macam barang kerajinan seperti ikat pinggang, tas, dan lain sebagainya. Bahkan ada juga yang menjadikan ular Phyton ini sebagai hewan ternak mereka.

 

Ular Yacumama

Ular Yacumama adalah Ular Terbesar di Dunia

Ular Yacumama biasa hidup di kawasan hutan belantara Amazon, Brazil yang memang di sana terdapat beberapa spesies hewan berjenis monster yang ukuran dan bahayanya tidak biasa. Karena disana terdapat banyak sekali hewan predator raksasa yang berkuasa dan salah satunya adalah ular Yacumama ini. Dulu ular ini pernah ditemukan ketika melingkar di pohon yang besar dan ukuran pohonnya hampir sama dengan ukuran ular tersebut.

Secara tidak sengaja, telah ular Yacumama ini pernah ditemukan sebanyak 2 kali di negara Brasil. Ular yang pertama ditemukan panjangnya mencapai 35 meter dan yang kedua panjangnya sekitar 40 meter dan mengalahkan rekor ular raksasa Kongo karena ukurannya sangat fantastis.

 

Ular Inkanyamba

Ular Inyakamba adalah Ular Terbesar di Dunia

Ular Inkanyamba merupakan salah satu ular yang berasal dari Benua Afrika dan merupakan jenis ular terbesar di dunia. Berdasarkan kepercayaan masyarakatnya, ular ini merupakan penghuni air terjun Howick, Afrika.

Ular Inkanyamba memiliki tubuh yang panjangnya hingga mencapai 15 meter. Karena ukurannya yang besar membuat masyarakat di sekitar hutan tersebut merasa ketakutan. Bahkan suku-suku atau masyarakat pada saat ini memiliki sebuah tradisi bahwa dengan mendorong seorang gadis ke dalam air terjun tersebut dapat menentramkan ular Inkanyamba dan agar ular tersebut tidak membuat onar serta membunuh warga setempat.