Cara Menjawab Soal SBMPTN [Pilihan Ganda]

Sebagian besar orang lebih memilih untuk mengerjakan soal pilihan berganda karena dianggap lebih mudah di banding essay. Bahkan dalam prosedur pemeriksaan jawaban dapat menggunakan komputer atau mesin OMR. Sehingga lebih memudahkan dan mempercepat perkerjaan karena tidak perlu mengoreksi satu persatu secara manual.

cara menjawab soal SBMPTN

Beruntung Anda yang akan mengerjakan soal SBMPTN yang sifatnya pilihan ganda, Namun tanpa kesiapan yang matang Anda akan sulit untuk menjawab soal-soal pilihan ganda yang akan membuat Anda kebingungan untuk memilih, karena pilihan jawabannya terbilang agak mirip dan untuk soal matematika pilihan jawabannya hanya berbeda-beda 1 angka.

Pada akhirnya Anda memilih jawaban dengan asal-asalan. Ternyata ada cara menebak jawaban pilihan ganda dengan benar SBMPTN diantara pilihan jawaban yang membuat Anda ragu.

Tujuan ujian SBMPTN berganda adalah memaksimalkan nilai dari pengetahuan yang Anda miliki pada saat ujian, terlepas dari apakah pengetahuan tersebut cukup atau tidak untuk menjawab soal-soal dengan tepat.

Berikut ini adalah cara menjawab soal SBMPTN (pilihan ganda) yang mudah, cepat dan benar. Pastikan kamu mengikuti panduannya dengan baik

Eliminasi Jawaban yang Pasti Salah

Eliminasi jawaban yang salah adalah trik yang paling jelas. Jika Anda sudah benar-benar tidak yakin dengan sebuah jawaban, maka Anda dapat mengeliminasi jawaban-jawaban tersebut. Cara ini adalah satu-satunya cara untuk dapat menemukan jawaban paling tepat namun dengan waktu yang lebih singkat. Kesalahan Anda pada saat ujian SBMPTN adalah selalu penasaran dengan jawaban hanya untuk satu soal tanpa mengeliminasi jawaban yang salah, sehingga Anda menghabiskan banyak sekali waktu sedangkan waktu terbatas.

Baca Juga :  6 Cara Aman Membuka Situs yang Diblokir pada Android

 

Pilih Jawaban yang Paling Panjang

Memilih jawaban yang paling panjang adalah saran klasik yang banyak di sarankan oleh kakak-kakak kelas sebelum menghadapi ujian. Karena jawaban yang panjang kebanyakan hasilnya benar dari pada jawab-jawaban lainnya. Namun, kadang ada soal jebakan yang mana terdapat soal yang tidak memiliki tingkat kesulitan tinggi namun untuk pilihan jawaban yang panjang hasilnya salah.

Hal ini tentunya akan membuat Anda menjadi semakin ragu untuk menjawab soal berikutnya dengan memilih pilihan jawaban yang paling panjang. Ini adalah teori jebakan dari pembuat soal agar peserta ujian menjadi kesulitan untuk menjawab. Jadi, cara mengatasinya adalah dengan mengerjakan soal-soal yang mampu untuk Anda kerjakan, karena soal-soal jebakan biasanya memiliki jumlah yang jauh lebih sedikit.

Pembuat soal yang baik membuat soal dengan meminimalkan tebak-tebakan yang mendapatkan hadiah, tetapi lebih menyamaratakan seluruh pilihan jawaban, sehingga jawaban yang paling tepat tidak dapat ditentukan dari panjangnya pilihan jawaban.

Soal-soal seperti inilah yang membuat peserta ujian merasa jengkel karena kesulitan untuk menjawab. Nah, dalam kasus seperti ini peserta ujian dapat mengenalisis apakah soal dan pilihan jawaban memiliki kecocokan dalam kesinambungan. Selain itu, carilah kesalahan laini seperti ejaan, penggunaan ejaan lama atau penggunaan ejaan tak lazim lainnya.

Peluang Menebak Jawaban

Penulis soal dan peserta ujian diartikan sebagai peluang yang sering tidak disadari. Jika sekali ujian terdiri dari 100 soal dengan plihan ganda tanpa sistem jika salah mengurangi nilai. Jika seoarang calon peserta ujian datang dengan kesiapan yang sangat kurang, maka ia memiliki peluang untuk menjawab jawaban yang benar itu sebanyak 20%. Itu artinya, masing-masing calon peserta ujian mendapatkan hadiah dengan nilai kira-kira 20%.

Baca Juga :  Cara Mancing Kakap Putih di Malam Hari

 

Mitos Sistem Minus

Sistem minus maksudnya adalah jika pada pilihan jawaban yang benar mendapat bobot nilai 4 dan jika salah mendapat bobot dengan nilai -1. Mitos sistem minus yang sering beredar di kalangan siswa adalah adalah bahwa soal pilihan berganda sistem minus itu mengerikan karena peserta ujian tidak bisa menebak jawaban kepada soal-soal yang tidak dimengerti. Karena sesuai dengan aturan yang ada bahwa hasil jawaban Anda akan kurang lebih sama dengan jika sama sekali menjawab.

Sifat Kronologis

Terdapat soal-soal yang tersusun dengan sifat kronologi, seperti membahas tentang soal awal topik bahasan dan soal akhir topik bahasan. Jika muncul soal seperti ini berarti soal terbilang agak sulit karena ini berhubungan dengan intuisi.

Cara untuk menghadapi soal seperti ini adalah mengacak urutan soal dan setelah di acak maka Anda akan melihat soal-soal dengan kualitas rendah yang ada di dalam soal ujian.

 

Penyusunan oleh Tim atau Perorangan?

Penyusunan soal oleh tim biasanya soal lebih sulit untuk di tebak, berbeda halnya dengan penyusunan soal yang di lakukan oleh perorangan karena Anda sudah dapat menebak kelebihan atau kelemahan dari soal-soal ujian tersebut, terlebih lagi jika Anda sudah sering mengerjakan soal yang di berikan.

 

Informasi dari Soal Lain

Pernaah tidak Anda mengerjakan soal nomor 5 dan jawannya ada di kata-kata pertanyaan di soal nomor enam? Jika pernah berarti Anda beruntung karena tidak perlu susah payah lagi untuk memikirkan jawabannya. Jadi, untuk itu Anda harus membaca masing-masing pertanyaan dari tiap soal dan mengaitkan dengan soal lainnya karena bisa jadi ada jawaban yang Anda cari.

 

Keacakan Jawaban

Tidak jarang kunci jawaban dari soal-soal ujian SBMPTN yang membentuk sebuah pola. Seperti contoh kunci jawaban dari nomor 1 ke 5 jawabannya C,B,A,E,D kemudian jawaban nomor 6 ke 10 jawabannya C,B,A,E,D. Ini seperti sebuah permainan tebak-tebakan. namun, jika Anda mampu mengerti watak pembuat soal maka mudah untuk menebak kunci jawaban dengan melihat dari keacakan jawaban. Jika tidak itu artinya Anda harus menjawab soal tanpa menebak.