Istana Buckingham, Rumah Paling Mewah di Dunia

Rumah paling mewah di dunia nomor satu gak lain dan gak bukan adalah milik Ratu Inggris, Elizabeth. Rumah megah yang dikenal dengan sebutan Istana Buckingham ini ditaksir bernilai US$ 1,5 miliar atau sekitar Rp 21 triliun.

buckingham rumah paling mewah

Rumah yang terletak di London, Inggris ini memiliki luas 77 ribu meter, dengan fasilitas 775 ruangan yang termasuk di dalamnya 19 ruang kenegaraan, 52 kamar tidur, 188 kamar pegawai, 92 kantor, serta 78 kamar mandi. Rumah yang diisi 800 anggota staf ini merupakan hasil karya kolaborasi para arsitek terkenal pada zamannya seperti Edward Blore, Aston Webb, John Nash, Thomas Cubitt dan William Winde.

Istana Buckingham salah satu istana yang sangat terkenal di dunia. Istana ini tempat untuk peristiwa-peristiwa kenegaraan, tempat menyambut tamu negara dan kunjungan pariwisata. Awalnya bangunan ini sebuah balai kota yang dibangun pada 1703. Sejauh ini bangunan sudah mengalami pengembangan sejak awal dibangun.

Istana Buckingham memiliki desain interior yang didominasi hiasan dari awal abad ke-19 dan banyak yang dipajang sampai saat ini. Penggunaan warna-warna cerah yang dikenal dengan teknik scagliola, seperti putih, biru, merah jambu, merah, dan lainnya.

 

Ruangan di Istana Buckingham

istana buckingham

The Throne Room

Ruang Kenegaraan ini adalah ruang publik di mana Ratu dan anggota keluarga kerajaan menerima dan menghibur tamu mereka di acara kenegaraan dan resmi. Terdapat kursi tahta bernama Bagian utama ruangan ini Chairs of Estate, kursi yang berwarna merah tersebut di gunakan untuk upacara penobatan.
Ruang-ruang tersebut dilengkapi dengan banyak harta berharga dari koleksi kerajaan, termasuk lukisan Van Dyck dan Canaletto, patung karya Canoca, porselin Sevres, serta beberapa furnitur yang terbaik Inggris dan Prancis. Ada pula foto-foto pernikahan para Duke dan Duchess.

Throne Room

Di ruangan ini terdapat sepasang kursi takhta yang dikenal Chairs of Estate yang digunakan untuk upacara penobatan Ratu dan Duke of Edinburgh pada 1953. Selain itu, terdapat kursi yang dibuat untuk penobatan Raja George VI dan Ratu Elizabeth apda 1937 dan kursi tahta tunggal yang dibuat untuk Ratu Victoria pada 1837.

 

Picture Galery

Ruangan ini menyimpan beberap lukisan terbesar di Royal Collection. Ruangan ini diciptakan oleh arsitek John Nash sebagai bagian dari transformasi Buckingham House menjadi Istana untuk George IV pada 1825.

Ruangan seluas 47 meter dirancang sebagai tempat untuk koleksi gambar Raja. Saat ini Anda dapat melihat karya-karya Italia, Belanda dan Flemish, terutama dari abad ke-17, dikelompokkan berdasarkan subjek dan kebangsaan yang artistik, seperti Titian, Rembrandt, Rubens, Van Dyck dan ClaudeThe Ballroom

Ruangan besar ini, yang terbesar dari the State Rooms selesai dibangun pada 1855, pada masa pemerintahan Ratu Victoria. Awalnya dikenal sebagai Ball and Concert Room dan menampilkan galeri musisi lengkap dengan organ. Saat ini, Ballroom digunakan untuk tujuan resmi, termasuk pentahbisan dan State Banquets.

Ada dua singgasana di Ballroom yang dibuat untuk upacara penobatan Raja Edward VII dan Ratu Alexandra pada 1902. Singgasana tersebut terletak dalam suasana yang dramatis. Patung-patung dari William Theed berdiri di atas lengkungan kemenangan, diapit oleh sphinx dan melampirkan kanopi takhta. Angka-angka bersayap di bagian atas lengkungan melambangkan sejarah dan ketenaran dan menyangga medali dengan profil Ratu Victoria dan Pangeran Albert.

 

The Grand Staircase

The Grand Staircase menjadi paling populer di dunia maya, ketika Anda mengunjungi Istana Buckingham selama musim panas, Anda bisa memasuki dengan menaiki the Grand Staircase. Dirancang oleh John Nash dan terinspirasi oleh pengalamannya bekerja di teater London.

Potret lengkap dari anggota langsung keluarga Ratu Victoria menghiasi bagian atas tangga. Ini termasuk kakek-neneknya George III dan Ratu Charlotte, Sir William Beechey, orangtua Duke dan Duchess of Kent, George Dawe dan Sir George Hayter dan pamannya, William IV, Sir Thomas Lawrence.

 

The White Drawing Room

The White Drawing Room adalah ruang yang digunakan sebegai pertemuan ratu dan para anggota kerajaan sebelum acara di mulai.

The State Dining Room

The State Dining adalah ruangan yang digunakan untuk makan antara keluarga kerajaan dan para tamu.

 

Fakta Menarik di Istana Buckingham

Dulunya Mendapat Julukan ‘Rumah Buckingham’ dan Ratu Victoria Merupakan Raja Inggris Pertama yang Menempati Istana Buckingham

buckingham

Sebutan rumah Buckingham melekat sebelum saat ini di kenal dengan sebutan istana Buckingham. Awalnya rumah ini di bangun oleh Adipati Buckingham untuk tempat peristirahatan istrinya dan di tempati selama 150 tahun. Sehingga akhirnya di beli oleh Raja George III pada tahun 1761 bertujuan untuk tempat tempat peristirahatan sang Ratu, yaitu Ratu Charlotte.

Sehingga pada abad ke-19, rumah ini di renovasi dan di perluas oleh oleh John Nash dan Edward Blore. Akhirnya pada tahun 1826 Raja George IV secara resmi mengubah Rumah Buckingham menjadi istana Buckingham.

Pada tahun 1837 Ratu Victoria menjadi raja pertama yang menempati Istana Buckingham karena Raja Wiliam IV meninggal dunia sebelum renovasi istana selesai.

Pada Musim Panas Istana Buckingham Dibuka untuk Umum

Istana Buckingham adalah kediaman anggota keluarga kerajaan, namun Istana Buckingham terbuka untuk umum. Saat Ratu Elizabeth II bepergian pada musim panas maka para wisatawan bisa masuk dan melihat – lihat istana yakni dari bulan Juli sampai Oktober dan untuk masuk Istana Buckingham membayar tiket masuk dengan harga yang beragam. Harga paling murah tiket untuk dewasa Rp 450.000 dan harga tiket untuk anak-anak Rp 250.000.

Untuk harga ini Anda hanya dapat masuk ke beberapa ruangan saja. Jadi, jika Anda ingin masuk ke lebih banyak ruangan maka harga tiket yang harus di bayar juga lebih mahal.

 

Istana Buckingham memiliki Lahan Lebih dari 39 Hektar dan Terdiri dari 775 Kamar

Dengan total lahan 39 hektar, Istana Buckingham memiliki banyak sekali kamar dan ruangan lainnya, yang jika ditotal bisa mencapai 775 kamar. Dari 775 kamar tersebut, 188 kamar adalah kamar tidur staff, 92 kamar untuk kantor, 52 kamar tidur kerajaan dan tamu, 78 kamar mandi dan 19 kamar merupakan kamar negara.

 

Seorang Penyusup pernah masuk ke Kamar Ratu Victoria dan Ratu Elizabeth II

Pada tahun 1838, kamar Ratu Victoria dan Ratu Elizabeth II pernah dimasuki seorang penyusup yakni seorang pemuda bernama Edward Cotton menyusup ke dalam istana dan secara diam-diam memasuki kamar Ratu Victoria. Ia mencuri beberapa beberapa makanan di dapur dan barang-barang pribadi milik Ratu Victoria. Ia berhasil masuk Istana lewat jendela yang tidak di kunci di lantai dasar serta tidak ada keamanan pada saat itu.

Selain itu, kamar Ratu Elizabeth II juga pernah dimasuki oleh seorang penyusup, meski sang penyusup tersebut tidak mengambil barang berharga milik sang Ratu. Penyusup itu bernama Michael Fagan.

Ratu Elizabeth II terbangun dari tidurnya. Setelah sempat bercengkrama dan membuat Ratu Elizabeth II ketakutan, Fagan memutuskan untuk keluar demi mencari keamanan. Insiden tersebut, merupakan salah satu pelanggaran keamanan kerajaan terburuk selama abad ke-20.

 

Istana Buckingham Sangat Lengkap Memiliki Kantor Polisi dan Klinik

Istana Buckingham tak hanya luas dan struktur bangunannya saja yang sangat indah, fasilitas yang dimiliki Istana Buckingham sangat lengkap. Fasilitas yang ada di Istana Buckingham yaitu kantor polisi, klinik, kolam renang, kantor administrasi monarki, bioskop, ATM dan kantor pos.

 

Istana Buckingham memiliki Taman Pribadi Terbesar di London

Istana Buckingham memiliki taman seluas 42 hektar yang sangat indah dan mempesona. Taman yang terletak di bagian belakang Istana Buckingham ini, karena itulah taman istana ini dianggap sebagai taman pribadi terbesar di London. Di taman inilah, Ratu Elizabeth II dan anggota keluarga kerajaan mengadakan pesta kebun. Di taman ini juga tersedia landasan helikopter, lapangan teknis dan fasilitas musim panas.

Istana Buckingham Pernah di Serang Bom Sebanyak 9 Kali Saat Perang Dunia II

Perang Dunia II terjadi pada tahun 1939 sampai 1945, merupakan perang yang paling mengerikan dan mematikan bagi umat manusia. Istana Buckingham pun di bom oleh Jerman tiada henti kepada keluarga kerajaan.