10 Bandar Udara Paling Berbahaya Di Dunia [Update]

Jika kamu ingin bepergian dengan jarak tempuh yang sangat jauh namun ingin segera cepat sampai di tujuan, maka bepergian dengan menggunakan pesawat terbang adalah pilihan yang paling tepat.

10 Bandar Udara Paling Berbahaya Di Dunia

Akan tetapi tidak semua bandar udara di dunia ini dibuat dengan keadaan yang sempurna. Seperti lintasan penerbangan pesawat yang memadai, area parkir yang luas, dan lain sebagainya.

Perlu kamu ketahui bahwa ada beberapa bandar udara yang terpaksa harus dibuat dengan kondisi seadanya. Mengingat area yang terbatas dan kondisi alam yang tidak mendukung, beberapa bandara terpaksa dibangun dipinggiran pegunungan atau tebing curam. Hal tersebut cukup membuat merinding siapapun yang ada disana, baik ketika pesawat sedang take-off ataupun melakukan landing.

Lebih ngerinya lagi, bandara tersebut sampai sekarang masih berfungsi setiap hari. Berikut adalah daftar 10 bandar udara paling berbahaya di dunia versi wowheboh.com :

 

1. Bandar Udara Juancho E. Yrausquin Di Pulau Saba

Bandar Udara Juancho E. Yrausquin Di Pulau Saba

Bandara Juancho E. Yrausquin adalah airport komersial yang memiliki landasan pacu terpendek di dunia dengan panjang hanya 400 meter. Terletak hampir 45 km selatan dari St Maarten di pulau Karibia Belanda di Saba. Walaupun sudah dilengkapi dengan garis-garis yang jelas dan rapi pada landasan pacunya, ia tetap dianggap sebagai bandara dengan landasan pacu paling berbahaya di dunia.

Baca Juga :  5 Sungai Terpanjang di Dunia

 

2. Bandar Udara Lukla Di Nepal

Bandar Udara Lukla Di Nepal

Terletak di antara dua gunung, landasan pacu bandara ini sangat pendek. Ini adalah bandara yang khusus ditujukan untuk para pelancong yang ingin mendaki puncak Gunung Mt. Everest. Kadang-kadang, petugas pengatur lalu lintas udara yang biasa bekerja di menara pengawas bandara tidak ada di tempat. Itulah sebabnya pilot sering melakukan pendaratan pesawat secara mandiri tanpa adanya bantuan dari petugas setempat. Lebih berbahanya lagi, pendaratan di landasan ini harus dilakukan tanpa menggunakan lampu dari bandara setempat, mengingat sumber daya listrik sangat terbatas di daerah Nepal.

 

3. Bandar Udara Internasional Princess Juliana Di St. Maarten

Bandar Udara Internasional Princess Juliana Di St. Maarten

Satu lagi bandara yang terletak di Kepulauan Karibia yang memiliki landasan pacu yang sangat berbahaya, terletak di St. Maarten, adalah Bandara Internasional Princess Juliana. Ini mungkin bandara yang paling populer karena letak landasan pacunya yang berada di pinggir pantai. Karena berada di pinggiran pantai, menyebabkan timbulnya hembusan angin yang sangat besar serta gangguan pasir yang beterbangan bagi para pengunjung di pantai. Pilot tidak pernah memperdulikan bagaimana keadaan para pengunjung di pantai yang sedang bersantai. Pilot hanya berkonsentrasi mengemudikan pesawat di landasan pacu sepanjang 2.179 m saja. Mungkin landasan pacu tersebut terdengar cukup panjang, tetapi sebetulnya jika pesawat besar yang mecoba untuk terbang ataupun mendarat, setidaknya dibutuhkan landsan pacu sepanjang lebih dari 2.500 m.

 

4. Bandar Udara Narsarsuaq Di Greenland

Bandar Udara Narsarsuaq Di Greenland

Secara harfiah sepertinya Greenland adalah tempat yang penuh dengan suasana kehijauan. Seperti banyaknya pepohonan atau rumput, justru sebaliknya hampir semua tempat di Greenland berwarna putih karena tertutup oleh lapisan es. Sama seperti di Benua Antartika, landasan pacu di Bandara Narsarsuaq banyak ditutupi oleh salju dan menjadikannya sebagai bandara yang sulit untuk melakukan pendaratan pesawat. Panjang landasan pacu yang tertutupi es licin tersebut adalah 1800 m, cukup pendek bukan? Terkadang area ini juga sering dihampiri oleh badai secara terus menerus sehingga menciptakan turbulensi yang kuat, dan visibilitasnya rendah.

Baca Juga :  10 Paspor Paling Sakti Di Dunia

 

5. Bandar Udara Toncontin Di Honduras

Bandar Udara Toncontin Di Honduras

Pemandangan pegunungan di sekitar Bandara Toncontin sangat spektakuler, akan tetapi justru pegunungan tersebutlah yang menjadi rintangan sekaligus tantangan yang harus dihadapi oleh para pilot untuk melakukan pendaratan yang aman. Terletak pada ketinggian 1.004 m di atas permukaan laut dan berada di area lembah pegunungan. Para pilot harus menaikkan moncong pesawat hingga setinggi 45 derajat agar dapat menerbangkan atau mendaratkan pesawat secara efisien. Karena itu, pendaratan yang dilakukan secara cepat tersebut sering membuat perut penumpang mual dan gendang telinga mengalami sakit. Angin besar juga mempersulit proses pendaratan.

 

6. Bandar Udara McMurdo Di Antartika

Bandar Udara McMurdo Di Antartika

Bandara lainnya yang masuk dalam daftar bandar udara paling berbahaya di dunia adalah Bandara McMurdo yang terletak di Antartika. Sebuah wilayah dengan kondisi dingin yang tertutup oleh lapisan es sepanjang tahun. Kamu mungkin tidak terpengaruh oleh suhu beku yang ada disana. Akan tetapi untuk melakukan pendaratan pesawat, pilot diharuskan menggunakan kacamata night vision, mengingat di Antartika hampir tidak pernah ada sinar matahari. Semoga itu tidak mengubah pemikaran kamu untuk berlibur ke sana, hehe..

 

7. Bandar Udara Madeira Di Portugal

Bandar Udara Madeira Di Portugal

Bandara Madeira terletak di antara tebing dan pantai. Landasan pacu pendeknya cukup berbahaya, terkenal dengan hembusan angin yang lumayan kencang. Landasan pacu di bandara ini sudah diperpanjang hingga 2780 meter pada tahun 2000. Meskipun ini terdengar bagus, namun tidak ada yang dapat merubah efek samping yang ditimbulkan jika pesawat melintas di bandara ini, yaitu badan pesawat akan bergeser ke samping dengan sendirinya di luar kendali sang pilot jika terkena hembusan angin kecang.

Baca Juga :  10 Kota Tersibuk Di Dunia

 

8. Bandar Udara Paro Di Bhutan

Bandar Udara Paro Di Bhutan

Bandara Paro terletak di Pegunungan Himalaya yang tingginya 2225 meter di atas permukaan laut dan dikelilingi oleh puncak gunung setinggi 5486 meter. Lokasi bandara ini berada di tepi sungai Paro Chu. Medannya berbahaya, dan cuacanya sangat parah sehingga penerbangan hanya diperbolehkan dalam keadaan tertentu dan terbatas pada jam-jam siang saja. Tidak diragukan lagi, hanya pilot tangguh dan terampil yang dapat mendaratkan pesawat di Bandara Paro Bhutan.

 

9. Bandar Udara MCAS Futenma Di Okinawa Jepang

Bandar Udara MCAS Futenma Di Okinawa Jepang

Di antara bandara paling berbahaya di dunia adalah di Okinawa Jepang yang berada di Stasiun Udara Korps Marinir AS. Setiap hari helikopter dan pesawat militer milik AS terus melakukan aktifitas pendaratan dan lepas landas di bandara ini. Yang membuat bandara ini diberi label sebagai salah satu bandara paling berbahaya di dunia adalah lokasinya yang berdekatan dan dikelilingi oleh pemukiman penduduk yang sangat padat.

 

10. Bandar Udara Courchevel Di Prancis

Bandar Udara Courchevel Di Prancis

Bandara Courchevel terletak di negara di Perancis. Berada di wilayah di Pegunungan Alpen yang berdekatan dengan perbatasan Italia. Bandara Courchevel berada di ketinggian 6.500 kaki dengan landasan pacu kecil sepanjang 1.760 kaki dan kemiringan lereng sekitar 18,5 persen. Fasilitas bandara sampai sekarang tidak cukup memadai karena kurangnya pencahayaan dan sistem keamanan.